Hari ini. 22 November 2009 Perjalanan pulang ke kmpung halaman, iaitu Alor star yg indah.
Perjalanan dari UiTM Seri Iskandar Perak bermula jam 5.30 pagi. Pada wktu ini langit masih gelap dan rmai yang masih di ulit mimpi yang indah. Tetpi aku bgn awl seawal 4.30...sleps kmas2 skit barang, perjalanan aku bermula..aku berhnti di stesen petronas di Seri Iskandar Utk Mgngisi mnyak..smpai je ipoh..aku sesat..aku x bpe knal jalan time gelap2..so 2 kali la aku pusing ipoh tu baru kuar...then..tersilap masuk jalan ag...gna lak jalan jauh...tmbah lagi penat...perjalan yg sptut nya 4Jam..telah mnjd 7 jam bygkn la...start pkul 5.30 tetapi 11.50 baru aku smpai rmah..smapi2 ja...mmg terus tdr...letih..
bgn2 kul 5 dh...pe2 pn...alhamdulilah aku telah smpai dgn selamat..
Sunday, 22 November 2009
perjalanan Pulang ke Rumah
Posted by Medabee at 19:43 0 comments
Monday, 16 November 2009
course at Pangkor Island
Today is 16 nov 2009, This is the first day in Pangkor Island. I really happy in here, because I sleep at apartment. I thought that I will sleep at Dorm like school boy, what I predict is wrong, we were give the apartment that really comfortable to us. This apartment have everything inside, television, heater, air-cond, refrigerator. This apartment also have wifi that I use to surfing the internet, the internet here quite fast, I really satisfy about this course.
After finish the first day for this course I had the new idea to create something for future.. I hope the idea will not use yet by others
Posted by Medabee at 20:02 1 comments
Sunday, 15 November 2009
My last Paper
15 Nov 2009. Today is my last paper. I tried to study, it seems to don't work for me. My brain is full. I don't know what is inside in my brain. I always think about other things. I can't focus on the study. What it my mind is I want to go back home and relax... because I will go for industrial practical training on 28 December 2009. I hope that I can pass all the paper so that I will be happy go for practical.
Dad, I am sorry, I want to continue my study first then I work ok?
I don't want to work yet. I have my own ambition to achieve. Please let me make my own decision. Actually, I want to become like my lecturer, they continue study until Master Degree. So, they are my inspiration to get that High Level of Education.
insyaAllah... I need 4 more years to get Master Degree. (if I have chance to do that)
Posted by Medabee at 05:18 0 comments
Saturday, 14 November 2009
2012- The End of the world



on 12 November 2009. That day Me and my fellow friends went to Jaya Jussco to watch 2012- That movie is about the world will become the end, but after I watch that movie, I not quite satisfy about the ending of that movie. They said it talk about Judgment Day, but what I watch in that movie is more like nature disaster. The true Judgment Day is all the humankind will die. All the star will fall to the earth and sun will destroy.
All the planet will be destroying. That is the true about end of the day.
Over all the effect of this film is very impressive. I don't know how they did, but it gave impact to me.
I'm enjoyed watching this movie, but I didn't like the ending of this movie.
Posted by Medabee at 14:46 0 comments
Tuesday, 10 November 2009
1 more paper left
I have one paper left..after this bye2 UiTM Perak. Today I have exam, that paper very make me scary that paper will make my GPA down, I really afraid if i can't dean list because of that paper. Seriously over all i can score all the paper before this. I predict that I can get at least 3 A over 6 paper. I hope that I can pass all the paper and practical at my home so that i can cook for my family.
Posted by Medabee at 20:00 0 comments
Sunday, 8 November 2009
10 NOv- Paper Accounting 1
I have 2 days more for that paper.. Seriously I don't prepare anything for that paper. I need to study more on this paper so that i can pass all the subject and i get better GPA for next semester. Hopefully I can get 3.5 and above for this last smester. this is the last chance for me to get 3.5 for diploma.
Posted by Medabee at 09:12 0 comments
Thursday, 5 November 2009
ETR
Tomorrow will be my next paper..actually i don't know what I need to study for this paper.. I little bit confuse what i need to focus on this paper.. It really bored when i try to read book. I'm counting day when I will finish up all my paper.
After that I will relax at home.
I don't know what to type.. I will try to think what is the best thing that I should types..
Posted by Medabee at 09:25 0 comments
Friday, 30 October 2009
Aurat Wanita-
AURAT WANITA — Dari Firman Allah SWT dan hadis-hadis Nabi SAW
1. Bulu kening — Menurut Bukhari, "Rasullulah melaknat perempuan yang mencukur atau menipiskan bulu kening atau meminta supaya dicukurkan bulu kening." Riwayat Abu Daud Fi Fathil Bari.
2. Kaki (tumit kaki) —"Dan janganlah mereka (perempuan) membentakkan kaki (atau mengangkatnya) agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan." An-Nur: 31.
Keterangan: Menampakkan kaki dan menghayunkan/melenggokkan badan mengikut hentakan kaki.
3. Wangian — "Siapa sahaja wanita yang memakai wangi-wangian kemudian melewati suatu kaum supaya mereka itu mencium baunya, maka wanita itu telah dianggap melakukan zina dan tiap-tiap mata ada zina." Riwayat Nasaii, Ibn Khuzaimah dan Hibban.
4. Dada — "Hendaklah mereka (perempuan) melabuhkan kain tudung hingga menutupi dada-dada mereka. "An-Nur : 31
5. Gigi — "Rasullulah melaknat perempuan yang mengikir gigi atau meminta supaya dikikirkan giginya. "Riwayat At-Thabrani, "Dilaknat perempuan yang menjarangkan giginya supaya menjadi cantik, yang merubah ciptaan Allah". Riwayat Bukhari dan Muslim.
6. Muka dan leher — "Dan tinggallah kamu (perempuan) di rumah kamu dan janganlah kamu menampakkan perhiasan mu seperti orang jahilliah yang dahulu." Keterangan: Bersolek (make-up) dan menurut Maqatil sengaja membiarkan ikatan tudung yang menampakkan leher seperti orang Jahilliyah.
7. Muka dan Tangan — "Asma Binte Abu Bakar telah menemui Rasullulah dengan memakai pakaian yang tipis. Sabda Rasullulah: Wahai Asma! Sesungguhnya seorang gadis yang telah berhaid tidak boleh baginya menzahirkan anggota badan kecuali pergelangan tangan dan wajah saja." Riwayat Muslim dan Bukhari.
8. Tangan — "Sesungguhnya kepala yang ditusuk dengan besi itu lebih baik daripada menyentuh kaum yang bukan sejenis yang tidak halal baginya". Riwayat At Tabrani dan Baihaqi.
9. Mata – "Dan katakanlah kepada perempuan mukmin hendaklah mereka menundukkan sebahagian dari pemandangannya." An Nur : 31. Sabda Nabi SAW, “Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan lainnya. Kamu hanya boleh pandangan yang pertama, pandangan seterusnya tidak dibenarkan." Riwayat Ahmad, Abu Daud dan Tirmidzi.
10. Mulut (suara) - "Janganlah perempuan-perempuan itu terlalu lunak dalam berbicara sehingga berkeinginan orang yang ada perasaan serong dalam hatinya, tetapi ucapkanlah perkataan-perkataan yang baik." Al Ahzab: 32. Sabda SAW, "Sesungguhnya akan ada umat ku yang minum arak yang mereka namakan dengan yang lain, iaitu kepala mereka dilalaikan oleh bunyi-bunyian (muzik) dan penyanyi perempuan, maka Allah akan tenggelamkan mereka itu dalam bumi." Riwayat Ibn Majah.
11. Kemaluan - “Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan mukmin, hendaklah mereka menundukkan pandangan mereka dan menjaga kehormatan mereka. " An Nur : 31.
"Apabila seorang perempuan itu sembahyang lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, menjaga kehormatannya dan mentaati suaminya, maka masuklah ia ke dalam syurga daripada pintu-pintu yang ia kehendakinya." Riwayat Al Bazzar. "Tiada seorang perempuan pun yang membuka pakaiannya bukan di rumah suaminya, melainkan dia telah membinasakan tabir antaranya dengan Allah." Riwayat Tirmidzi, Abu Daud dan Ibn Majah.
12. Pakaian — "Barangsiapa memakai pakaian yang berlebih-lebihan, maka Allah akan memberikan pakaian kehinaan di hari akhirat nanti." Riwayat Ahmad, Abu Daud, An Nasaii dan Ibn Majah.
"Sesungguhnya sebilangan ahli neraka ialah perempuan-perempuan yang berpakaian tapi telanjang yang condong pada maksiat dan menarik orang lain untuk melakukan maksiat. Mereka tidak akan masuk syurga dan tidak akan mencium baunya." Riwayat Bukhari dan Muslim. Keterangan: Wanita yang berpakaian tipis/jarang, ketat/ membentuk dan berbelah/membuka bahagian-bahagian tertentu."Hai nabi-nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak perempuan mu dan isteri-isteri orang mukmin, hendaklah mereka memakai baju jilbab (baju labuh dan longgar) yang demikian itu supaya mereka mudah dikenali. Lantaran itu mereka tidak diganggu. Allah maha pengampun lagi maha penyayang." Al Ahzab : 59.
13. Rambut — "Wahai anakku Fatimah! Adapun perempuan-perempuan yang akan digantung rambutnya hingga mendidih otaknya dalam neraka adalah mereka itu di dunia tidak mahu menutup rambutnya daripada dilihat oleh lelaki yang bukan mahramnya." Riwayat Bukhari dan Muslim.
Posted by Medabee at 07:01 2 comments
Thursday, 29 October 2009
13 Hal Yang Disukai Pria Dari Wanita
Mar'ah Muslimah
11/5/2007 | 25 Rabiuts Tsani 1428 H | Hits: 31,306
Oleh: Mochamad Bugi
--------------------------------------------------------------------------------
Cinta adalah fitrah manusia. Cinta juga salah satu bentuk kesempurnaan penciptaan yang Allah berikan kepada manusia. Allah menghiasi hati manusia dengan perasaan cinta pada banyak hal. Salah satunya cinta seorang lelaki kepada seorang wanita, demikian juga sebaliknya.
Rasa cinta bisa menjadi anugerah jika luapkan sesuai dengan bingkai nilai-nilai ilahiyah. Namun, perasaan cinta dapat membawa manusia ke jurang kenistaan bila diumbar demi kesenangan semata dan dikendalikan nafsu liar.
Islam sebagai syariat yang sempurna, memberi koridor bagi penyaluran fitrah ini. Apalagi cinta yang kuat adalah salah satu energi yang bisa melanggengkan hubungan seorang pria dan wanita dalam mengarungi kehidupan rumah tangga. Karena itu, seorang pria shalih tidak asal dapat dalam memilih wanita untuk dijadikan pendamping hidupnya.
Ada banyak faktor yang bisa menjadi sebab munculnya rasa cinta seorang pria kepada wanita untuk diperistri. Setidak-tidaknya seperti di bawah ini.
1. Karena akidahnya yang Shahih
Keluarga adalah salah satu benteng akidah. Sebagai benteng akidah, keluarga harus benar-benar kokoh dan tidak bisa ditembus. Jika rapuh, maka rusaklah segala-galanya dan seluruh anggota keluarga tidak mungkin selamat dunia-akhirat. Dan faktor penting yang bisa membantu seorang lelaki menjaga kekokohan benteng rumah tangganya adalah istri shalihah yang berakidah shahih serta paham betul akan peran dan fungsinya sebagai madrasah bagi calon pemimpin umat generasi mendatang.
Allah menekankah hal ini dalam firmanNya, “Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.” (Al-Baqarah: 221)
2. Karena paham agama dan mengamalkannya
Ada banyak hal yang membuat seorang lelaki mencintai wanita. Ada yang karena kemolekannya semata. Ada juga karena status sosialnya. Tidak sedikit lelaki menikahi wanita karena wanita itu kaya. Tapi, kata Rasulullah yang beruntung adalah lelaki yang mendapatkan wanita yang faqih dalam urusan agamanya. Itulah wanita dambaan yang lelaki shalih.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda, “Wanita dinikahi karena empat perkara: karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka, ambillah wanita yang memiliki agama (wanita shalihah), kamu akan beruntung.” (Bukhari dan Muslim)
Rasulullah saw. juga menegaskan, “Dunia adalah perhiasan, dan perhiasan dunia yang paling baik adalah wanita yang shalihah.” (Muslim, Ibnu Majah, dan Nasa’i).
Jadi, hanya lelaki yang tidak berakal yang tidak mencintai wanita shalihah.
3. Dari keturunan yang baik
Rasulullah saw. mewanti-wanti kaum lelaki yang shalih untuk tidak asal menikahi wanita. “Jauhilah rumput hijau sampah!” Mereka bertanya, “Apakah rumput hijau sampah itu, ya Rasulullah?” Nabi menjawab, “Wanita yang baik tetapi tinggal di tempat yang buruk.” (Daruquthni, Askari, dan Ibnu ‘Adi)
Karena itu Rasulullah saw. memberi tuntunan kepada kaum lelaki yang beriman untuk selektif dalam mencari istri. Bukan saja harus mencari wanita yang tinggal di tempat yang baik, tapi juga yang punya paman dan saudara-saudara yang baik kualitasnya. “Pilihlah yang terbaik untuk nutfah-nutfah kalian, dan nikahilah orang-orang yang sepadan (wanita-wanita) dan nikahilah (wanita-wanitamu) kepada mereka (laki-laki yang sepadan),” kata Rasulullah. (Ibnu Majah, Daruquthni, Hakim, dan Baihaqi).
“Carilah tempat-tempat yang cukup baik untuk benih kamu, karena seorang lelaki itu mungkin menyerupai paman-pamannya,” begitu perintah Rasulullah saw. lagi. “Nikahilah di dalam “kamar” yang shalih, karena perangai orang tua (keturunan) itu menurun kepada anak.” (Ibnu ‘Adi)
Karena itu, Utsman bin Abi Al-’Ash Ats-Tsaqafi menasihati anak-anaknya agar memilih benih yang baik dan menghindari keturunan yang jelek. “Wahai anakku, orang menikah itu laksana orang menanam. Karena itu hendaklah seseorang melihat dulu tempat penanamannya. Keturunan yang jelek itu jarang sekali melahirkan (anak), maka pilihlah yang baik meskipun agak lama.”
4. Masih gadis
Siapapun tahu, gadis yang belum pernah dinikahi masih punya sifat-sifat alami seorang wanita. Penuh rasa malu, manis dalam berbahasa dan bertutur, manja, takut berbuat khianat, dan tidak pernah ada ikatan perasaan dalam hatinya. Cinta dari seorang gadis lebih murni karena tidak pernah dibagi dengan orang lain, kecuali suaminya.
Karena itu, Rasulullah saw. menganjurkan menikah dengan gadis. “Hendaklah kalian menikah dengan gadis, karena mereka lebih manis tutur katanya, lebih mudah mempunyai keturunan, lebih sedikit kamarnya dan lebih mudah menerima yang sedikit,” begitu sabda Rasulullah yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Baihaqi.
Tentang hal ini A’isyah pernah menanyakan langsung ke Rasulullah saw. “Ya Rasulullah, bagaimana pendapatmu jika engkau turun di sebuah lembah lalu pada lembah itu ada pohon yang belum pernah digembalai, dan ada pula pohon yang sudah pernah digembalai; di manakah engkau akan menggembalakan untamu?” Nabi menjawab, “Pada yang belum pernah digembalai.” Lalu A’isyah berkata, “Itulah aku.”
Menikahi gadis perawan akan melahirkan cinta yang kuat dan mengukuhkan pertahanan dan kesucian. Namun, dalam kondisi tertentu menikahi janda kadang lebih baik daripada menikahi seorang gadis. Ini terjadi pada kasus seorang sahabat bernama Jabir.
Rasulullah saw. sepulang dari Perang Dzat al-Riqa bertanya Jabir, “Ya Jabir, apakah engkau sudah menikah?” Jabir menjawab, “Sudah, ya Rasulullah.” Beliau bertanya, “Janda atau perawan?” Jabir menjawab, “Janda.” Beliau bersabda, “Kenapa tidak gadis yang engkau dapat saling mesra bersamanya?” Jabir menjawab, “Ya Rasulullah, sesungguhnya ayahku telah gugur di medan Uhud dan meninggalkan tujuh anak perempuan. Karena itu aku menikahi wanita yang dapat mengurus mereka.” Nabi bersabda, “Engkau benar, insya Allah.”
5. Sehat jasmani dan penyayang
Sahabat Ma’qal bin Yasar berkata, “Seorang lelaki datang menghadap Nabi saw. seraya berkata, “Sesungguhnya aku mendapati seorang wanita yang baik dan cantik, namun ia tidak bisa melahirkan. Apa sebaiknya aku menikahinya?” Beliau menjawab, “Jangan.” Selanjutnya ia pun menghadap Nabi saw. untuk kedua kalinya, dan ternyata Nabi saw. tetap mencegahnya. Kemudian ia pun datang untuk ketiga kalinya, lalu Nabi saw. bersabda, “Nikahilah wanita yang banyak anak, karena sesungguhnya aku akan membanggakan banyaknya jumlah kalian di hadapan umat-umat lain.” (Abu Dawud dan Nasa’i).
Karena itu, Rasulullah menegaskan, “Nikahilah wanita-wanita yang subur dan penyayang. Karena sesungguhnya aku bangga dengan banyaknya kalian dari umat lain.” (Abu Daud dan An-Nasa’i)
6. Berakhlak mulia
Abu Hasan Al-Mawardi dalam Kitab Nasihat Al-Muluk mengutip perkataan Umar bin Khattab tentang memilih istri baik merupakan hak anak atas ayahnya, “Hak seorang anak yang pertama-tama adalah mendapatkan seorang ibu yang sesuai dengan pilihannya, memilih wanita yang akan melahirkannya. Yaitu seorang wanita yang mempunyai kecantikan, mulia, beragama, menjaga kesuciannya, pandai mengatur urusan rumah tangga, berakhlak mulia, mempunyai mentalitas yang baik dan sempurna serta mematuhi suaminya dalam segala keadaan.”
7. Lemah-lembut
Imam Ahmad meriwayatkan hadits dari A’isyah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Wahai A’isyah, bersikap lemah lembutlah, karena sesungguhnya Allah itu jika menghendaki kebaikan kepada sebuah keluarga, maka Allah menunjukkan mereka kepada sifat lembah lembut ini.” Dalam riwayat lain disebutkan, “Jika Allah menghendaki suatu kebaikan pada sebuah keluarga, maka Allah memasukkan sifat lemah lembut ke dalam diri mereka.”
8. Menyejukkan pandangan
Rasulullah saw. bersabda, “Tidakkah mau aku kabarkan kepada kalian tentang sesuatu yang paling baik dari seorang wanita? (Yaitu) wanita shalihah adalah wanita yang jika dilihat oleh suaminya menyenangkan, jika diperintah ia mentaatinya, dan jika suaminya meninggalkannya ia menjaga diri dan harta suaminya.” (Abu daud dan An-Nasa’i)
“Sesungguhnya sebaik-baik wanitamu adalah yang beranak, besar cintanya, pemegang rahasia, berjiwa tegar terhadap keluarganya, patuh terhadap suaminya, pesolek bagi suaminya, menjaga diri terhadap lelaki lain, taat kepada ucapan dan perintah suaminya dan bila berdua dengan suami dia pasrahkan dirinya kepada kehendak suaminya serta tidak berlaku seolah seperti lelaki terhadap suaminya,” begitu kata Rasulullah saw. lagi.
Maka tak heran jika Asma’ binti Kharijah mewasiatkan beberapa hal kepada putrinya yang hendak menikah. “Engkau akan keluar dari kehidupan yang di dalamnya tidak terdapat keturunan. Engkau akan pergi ke tempat tidur, di mana kami tidak mengenalinya dan teman yang belum tentu menyayangimu. Jadilah kamu seperti bumi bagi suamimu, maka ia laksana langit. Jadilah kamu seperti tanah yang datar baginya, maka ia akan menjadi penyangga bagimu. Jadilah kamu di hadapannya seperti budah perempuan, maka ia akan menjadi seorang hamba bagimu. Janganlah kamu menutupi diri darinya, akibatnya ia bisa melemparmu. Jangan pula kamu menjauhinya yang bisa mengakibatkan ia melupakanmu. Jika ia mendekat kepadamu, maka kamu harus lebih mengakrabinya. Jika ia menjauh, maka hendaklah kamu menjauh darinya. Janganlah kami menilainya kecuali dalam hal-hal yang baik saja. Dan janganlah kamu mendengarkannya kecuali kamu menyimak dengan baik dan jangan kamu melihatnya kecuali dengan pandangan yang menyejukan.”
9. Realistis dalam menuntut hak dan melaksanakan kewajiban
Salah satu sifat terpuji seorang wanita yang patut dicintai seorang lelaki shalih adalah qana’ah. Bukan saja qana’ah atas segala ketentuan yang Allah tetapkan dalam Al-Qur’an, tetapi juga qana’ah dalam menerima pemberian suami. “Sebaik-baik istri adalah apabila diberi, dia bersyukur; dan bila tak diberi, dia bersabar. Engkau senang bisa memandangnya dan dia taat bila engkau menyuruhnya.” Karena itu tak heran jika acapkali melepas suaminya di depan pintu untuk pergi mencari rezeki, mereka berkata, “Jangan engkau mencari nafkah dari barang yang haram, karena kami masih sanggup menahan lapar, tapi kami tidak sanggup menahan panasnya api jahanam.”
Kata Rasulullah, “Istri yang paling berkah adalah yang paling sedikit biayanya.” (Ahmad, Al-Hakim, dan Baihaqi dari A’isyah r.a.)
Tapi, “Para wanita mempunyai hak sebagaimana mereka mempunyai kewajiban menurut kepantasan dan kewajaran,” begitu firman Allah swt. di surah Al-Baqarah ayat 228. Pelayanan yang diberikan seorang istri sebanding dengan jaminan dan nafkah yang diberikan suaminya. Ini perintah Allah kepada para suami, “Berilah tempat tinggal bagi perempuan-perempuan seperti yang kau tempati. Jangan kamu sakiti mereka dengan maksud menekan.” (At-Thalaq: 6)
10. Menolong suami dan mendorong keluarga untuk bertakwa
Istri yang shalihah adalah harta simpanan yang sesungguhnya yang bisa kita jadikan tabungan di dunia dan akhirat. Iman Tirmidzi meriwayatkan bahwa sahabat Tsauban mengatakan, “Ketika turun ayat ‘walladzina yaknizuna… (orang yang menyimpan emas dan perak serta tidak menafkahkannya di jalan Allah), kami sedang bersama Rasulullah saw. dalam suatu perjalanan. Lalu, sebagian dari sahabat berkata, “Ayat ini turun mengenai emas dan perak. Andaikan kami tahu ada harta yang lebih baik, tentu akan kami ambil”. Rasulullah saw. kemudian bersabda, “Yang lebih utama lagi adalah lidah yang berdzikir, hati yang bersyukur, dan istri shalihah yang akan membantu seorang mukmin untuk memelihara keimanannya.”
11. Mengerti kelebihan dan kekurangan suaminya
Nailah binti Al-Fafishah Al-Kalbiyah adalah seorang gadis muda yang dinikahkan keluarganya dengan Utsman bin Affan yang berusia sekitar 80 tahun. Ketika itu Utsman bertanya, “Apakah kamu senang dengan ketuaanku ini?” “Saya adalah wanita yang menyukai lelaki dengan ketuaannya,” jawab Nailah. “Tapi ketuaanku ini terlalu renta.” Nailah menjawab, “Engkau telah habiskan masa mudamu bersama Rasulullah saw. dan itu lebih aku sukai dari segala-galanya.”
12. Pandai bersyukur kepada suami
Rasulullah saw. bersabda, “Allah tidak akan melihat kepada seorang istri yang tidak bersyukur (berterima kasih) kepada suaminya, sedang ia sangat membutuhkannya.” (An-Nasa’i).
13. Cerdas dan bijak dalam menyampaikan pendapat
Siapa yang tidak suka dengan wanita bijak seperti Ummu Salamah? Setelah Perjanjian Hudhaibiyah ditandatangani, Rasulullah saw. memerintahkan para sahabat untuk bertahallul, menyembelih kambing, dan bercukur, lalu menyiapkan onta untuk kembali pulang ke Madinah. Tetapi, para sabahat tidak merespon perintah itu karena kecewa dengan isi perjanjian yang sepertinya merugikan pihak kaum muslimin.
Rasulullah saw. menemui Ummu Salamah dan berkata, “Orang Islam telah rusak, wahai Ummu Salamah. Aku memerintahkan mereka, tetapi mereka tidak mau mengikuti.”
Dengan kecerdasan dalam menganalisis kejadian, Ummu Salamah mengungkapkan pendapatnya dengan fasih dan bijak, “Ya Rasulullah, di hadapan mereka Rasul merupakan contoh dan teladan yang baik. Keluarlah Rasul, temui mereka, sembelihlah kambing, dan bercukurlah. Aku tidak ragu bahwa mereka akan mengikuti Rasul dan meniru apa yang Rasul kerjakan.”
Subhanallah, Ummu Salamah benar. Rasulullah keluar, bercukur, menyembelih kambing, dan melepas baju ihram. Para sahabat meniru apa yang Rasulullah kerjakan. Inilah berkah dari wanita cerdas lagi bijak dalam menyampaikan pendapat. Wanita seperti inilah yang patut mendapat cinta dari seorang lelaki yang shalih
Posted by Medabee at 16:16 0 comments
Wednesday, 28 October 2009
Sampai bila kita nk mencarut?
Post kali ini ditulis berdasarkan keadaan semasa. Saya sebagai manusia biasa pun pernah mencarut. Tetapi sekurang-kurangnya, saya tidak jadikannya sebagai bahan rutin yang dikeluarkan dari mulut anugerah ALLAH.
Mulut ini dicipta oleh Allah adalah untuk mengatakan perkataan baik seperti membaca quran berzikir, berkata benar dan sebagainya. Mencarut bukan benda yang main-main, ALLAH sangat membenci orang yang suka mencarut. Malah Rasululullah sendiri pernah bersabda dalam hadith di dalam sahih Muslim :
Diriwayatkan daripada Abdullah Ibnu Mas’ud r.a katanya: Rasulullah s.a.w bersabda: Bukan dari golongan kami orang yang menampar pipinya, mengoyak-ngoyak saku bajunya atau berdoa dengan doa orang-orang jahiliah
Berdoa dengan doa orang-orang jahiliyah yang dimaksudkan di hadith tersebut ialah mencarut. Bayangkanlah kebencian rasulullah terhadap orang-orang yang mencarut sehinggakan baginda tidak mengaku umatnya. Mampukah kita selamat diakhirat kelak tanpa mendapat label sebagai seorang umat rasulullah.
Cukupkah amalan kita untuk masuk ke syurga jika rasulullah tak mengaku kita sebagai umat? Syafaat (privillege) umat rasulullah amat besar di akhirat kelak, maka rugilah kita sebagai umat rasulullah secara automatik, tidak diakui oleh rasulullah sebagai umatnya.
"ELEH..MACAM LA KO TAK PERNAH MENCARUT..." TAPI..PERNAH TAK KO FIKIR NAK BERUBAH??
"Macam siot?"
Pernah guna tak perkataan ni?
Ok, semua orang pernah mencarut. Saya setuju. Saya pun sama. Tak kira la walaupun dah ubah perkataan tu. Dari sial, jadi siot. Dari babi, jadi kambing. Tapi niatnya apa? Nak mencarut kan. Haha. Jangan deny.
Kadang-kadang kita ni bukan mencarut sangat. Bukan habit. Tapi bila kita di sekeliling orang yang dah biasa mencarut, kita pun terasa nak mencarut. Carut rasa cool. Rasa part of the conversation.
Kadang-kadang dalam situasi tak ada orang mencarut, adrenaline pun rasa kurang. Tak rasa nak mencarut pun. Boleh pulak kan?
So? Adakah itu bermakna kita mencarut sebab mengikut persekitaran? Satu kesimpulan yang salah! Kita mencarut sebab kita nak mencarut. Tak payah la kita salahkan surrounding ni. Memang sendiri nak mencarut, kisah apa dengan sekeliling kan?
"RILEKS LA..MENCARUT JE.." HMM..BOLEH PLAK MACAM 2...
Mencarut boleh jadi dalam berbagai bentuk, boleh jadi dalam bentuk percakapan bahkan untuk zaman yang serba canggih, internet dan komputer ini, penulisan di blog ataupon di laman2 web sosial seperti Facebook dan sebagainya menjadi media untuk mereka meluahkan perasaan mereka. Semakin lama semakin mudah untuk kita mencarut. Sehinggakan seorang yang bisu, buta pon boleh mencarut.
Ingatlah sahabat, perbuatan yang keji dan terkutuk ini tak sepatutnya ada pada kita sebagai umat islam dan umat rasulullah. Hidup kita takkan menjadi berkat jika kita dibenci. Bukan hanya dibenci orang, malah ALLAH dan RasulNya pon membencinya. Mana lagi ruang kita nak cari untuk mencari keberkatan?
Dari keberkatan lah kita akan dapat kebahagiaan dunia dan diakhirat, kebahagiaan rumahtangga. Masakan isteri atau suami kita menyukai kita mencarut? selesa dengan cara hidup kita dengan mencarut? Kebahagiaan melalui perkataan carutan? Ada ke? Fikirkanlah wahai sahabatku.
SEDAPNYA MENCARUT...TAPI.....APA FAEDAH??
Memang sedap dan puas hati bila kita mencarut. Saya sendiri pun tak menafikannya. Malah saya pun pernah merasainya. Tapi kebaikannya hanya terbatas setakat itu sahaja. Malah keburukannya berganda-ganda banyaknya.
Tak perlu disebutkan lagi keburukan, anda sendiri dapat fikir. Masing-masing berpelajaran tinggi. Tambahan pula, banyak keburukan telah saya sebutkan samada secara langsung atau tidak di awal artikel ini.
Syaitan tak pernah putus asa dalam menggoda kita untuk melakukan perkara yang dilarang. Ingatlah, syaitan lebih senang dan suka hidup bersama mereka yang mengikuti godaan mereka.
Dibenci Allah, Rasul dan masyarakat tetapi disukai syaitan? Adakah itu pilihan kita? Jika itulah pilihan kita, terpulanglah.
Jadi, sahabat-sahabat yang membaca artikel ini, marilah kita berubah ke arah kehidupan yang lebih baik. Niat artikel ini ditulis ikhlas untuk menarik diri ini dan sahabat-sahabat sekalian supaya kembali ke jalan yang diredhai Allah.
Kita nak hidup cool, macho, chill, urban, sempoi, chic or wutever term boleh, tapi ada batasannya. Saya sendiri pun suke kehidupan sempoi2 ni. Bak kate Mawi, dunia, dunia jugak akhirat jangan lupe bro. Please lah berubah jangan jadikanya sebagai rutin.
KESIMPULAN YANG MAKIN TERSIMPUL...
Penulisan ni tidak ditujukan kepada seseorang yang spesifik, malah untuk semua pembaca, saya pasti semua orang pasti pernah mencarut samada sengaja atau tidak. Saya sendiri pon pernah. Saya mengaku. If ade yang tak puas hati or nak berbincang, saya sangat alu2kan..
Sebelum mencarut ni jadi habit, baiklah kita cuba kawal. Sebenarnya post ni untuk diri sendiri gak. walaupun tak direct mencarut, still? So, jom kita lancarkan kempen berbahasa baik-baik ;)
~Mencarut Membahayakan Mulut..Silap-Silap Kena Lempang~
Posted by Medabee at 12:08 0 comments
Sunday, 25 October 2009
Youth is The most value Asset
Noramin bin Mahamad Nor
October 25, 2009
I wonder why nowadays, many students will hate their teachers or lecturer if lecturer or teachers punish them. That is normal when we as the students. Why so people do not want follow the rules that had been created? I know the rules was been created by human, but why that rules was created? That question will ask by some of student from school. The rules had been created because want to protect student from others bad things and want students become discipline. The government said that, youth is government asset. This statement show that our government do not want their asset become corrupted nor had depreciation value. That is why government created the rules so that all the students will follow.
Now I want specific in university life. University students should follow the Act 173. This act explains what student should do and do not. What I can look in my observation, university student nowadays lack of discipline and lack of understanding toward the rules that student should follow. When the security guard give compound to them, then the student become angry. Students should not be angry of those things because there is their duty to do that. Before I enter to this UiTM, I work as part time security guard. Therefore, I know what security guard feel if student hate them.
That is my point toward guard. Now I want to focus to lecturer. I give one of example. One my senior said something about this lecturer. He said that the lecturer failed him. He said that, he only does not come only to one test. I feel so curious about that. This is because I feel like that lecturer is very good. I like his style of teaching. He likes to push student to think and understanding by their own. What he did was right. When I think back, I was the university student, why I should become like school student those only need teachers to give everything? As the university student, I should work hard to get something. Then I already get what I want. What I want to state in this blog is we cannot judge our lecturer or teachers. We need to think who we are. We are only the normal student that need their knowledge so that we can become the student that have all the skills that needed by our government.
I hope that, we will become the most value asset for our country. We will become the future leaders. So, do not waste our time for loafing or regret what had happen in past. Lets bygone go bygone, our future is straightaway in front of us.
Posted by Medabee at 19:31 0 comments
3 Weeks More
I have 3 weeks more before all my final paper is finish. In this 3 more final weeks. I do not have money to buy food. I think about 2 days I never ate anything. I think I can go for another 3 weeks. I hope so.
When asking me where is my money. My father give 200 for me n my sister give 50 for me
100 for motorcycle- need change tube, change black oil, fuel, change gear, change spark and else.
150- for eat- my mom said. just eat don't hold your hunger so RM10 a day for meal (7 days - 70RM)
RM50- for assignment and final project (ETR)
RM30 for my body shampoo, milk, milo, sugar, oat, and all the others things.
so that's where is my money is gone.
Posted by Medabee at 09:36 0 comments
